HUB and Switch

Sebagian dari anda mungkin sudah tau, apakah HUB dan Switch adalah sama atau beda.
HUB dan Switch adalah jenis hardware yang berbeda, persamaannya hanyalah untuk meng-hubungkan perangkat baik PC atau yang lain ke jaringan dan berbagi resource bersama.
Lalu apakah perbedaannya ?

HUB
Di saat sebuah HUB menerima paket data di salah satu port-nya oleh sebuah PC yang terdapat di dalam network, HUB akan men-transmit secara berulang ke semua port-nya yang lain yang berarti ke semua PC yang terdapat di dalam jaringan. Hal ini disebut juga dengan broadcast, jaringan banyak terbebani karena paket - paket yang seharusnya hanya dikirimkan ke salah satu port saja tapi dikirimkan ke semua port. Jadi saat komputer tujuan merasa itu adalah datanya, maka data akan dikirimkan ke komputer tersebut, dan jika bukan, maka data itu akan dibuang dan dikirimkan ke yang komputer yang lain.
Jika 2 atau lebih PC yang terdapat dalam jaringan mengirim secara bersamaan, maka dapat terjadi collision, saat hal ini terjadi maka PC tersebut harus menunggu terlebih dahulu. Metode inilah yang disebut metode CSMA/CD.

Karena HUB beroperasi pada mode half duplex (data mengalir satu arah dalam satu waktu), dan HUB men-transmit data ke seluruh PC yang ada, jika Max bandwidth adalah 100Mhz, maka bandwidth tersebut dibagi berdasarkan jumlah komputer yang terdapat di dalam HUB tersebut.
Jadi jika ada sebuah PC yang men-transfer file besar dalam suatu HUB dan HUB tersebut terdiri dari banyak PC, maka jaringan akan menjadi lambat, jika port semakin sedikit, maka tidak akan terasa.

Salah satu keuntungan menggunakan HUB adalah emang harganya yang murah, tetapi HUB sering mengalami collision pada transfer data, sehingga akhirnya akan membebani jaringan.
Saat ini HUB juga sudah jarang sekali ada yang jual.

SWITCH
Switch pertama kali juga akan mem-broadcast paket yang dikirim ke semua port, tapi hanya sekali saja, dan berikutnya switch akan menyimpan MAC Address dari komputer yang terhubung, jadi proses broadcast hanya dilakukan sekali.
Switch secara otomatis membagi network ke dalam beberapa segment dan bertindak sebagai bridge antar segment tersebut, dan mendukung banyak koneksi komputer sekaligus dalam jalurnya. Saat switch menerima paket, switch akan membaca destination addressnya dan membuat temporary connection antara source dan destination tersebut, setelah itu paket akan dikirimkan, kemudian memutuskan jalur koneksi tersebut saat paket sudah diterima oleh destination.

Anda bisa menggambarkan sebuah switch itu sebagai membuat kabel cross untuk menghubungkan 2 buah PC (ini hanya perumpamaan, hal sebenarnya adalah PC ke switch menggunakan kabel straight, tapi di dalam switch, dirubah menjadi cross. Nah, di dalam switch ini port sumber dan port tujuan dihubungkan sendiri seperti layaknya kabel cross.
Koneksi ini dapat terjadi lebih dari 1 koneksi secara bersamaan.
Seperti cara kerja kabel cross, switch tidak men-share bandwidth, tidak terjadi collision, beroperasi pada full duplex, memiliki bandwidth 200 Mbps, 100 Mbps untuk send and receive.

Tabel berikut mungkin bisa mempermudah perbandingan antara HUB dan Switch :

HUB SWITCH
10 Mbps 10/100 Mbps
Selalu broadcast Hanya sekali broadcast
Tidak menyimpan MAC Address Menyimpan MAC Address
Half Duplex Full Duplex
Tidak aman Aman
Shared speed Not shared speed
Sering collision Tidak pernah collision
Barang uda jarang dijual Masih banyak dijual

UNMANAGED SWITCH
Unmanaged Switch adalah switch yang kebanyakan dipakai oleh orang jika hanya ingin sekedar meng-koneksikan PC ke LAN, tanpa ada konfigurasi dan setting tambahan di switch tersebut.

MANAGED SWITCH
Managed Switch adalah switch yang memiliki IP address sendiri, mempunyai telnet, bahkan ada yang memiliki web user interface.
Bisa juga dibuat untuk VLAN, yang memisahkan beberapa port menjadi switch sendiri.

Managed Switch juga dapat melaporkan penggunaan pada port tertentu.
Dapat juga membatasi jumlah IP address yang dapat dilayani pada sebuah port, bisa juga digunakan untuk men-disable port - port tertentu.
Managed Switch juga memiliki fitur logging, traffic management dll

Referensi :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1067355
http://www.network-clinic.com/faq.html
http://danuwi.wordpress.com/2008/12/26/perbedaan-hub-dan-switch/
http://www.mail-archive.com/tanya-jawab@linux.or.id/msg14931.html
http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=1246
http://itknowledgeexchange.techtarget.com/itanswers/unmanaged-vs-managed...

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer